Tips Menjaga Mood Anak saat Belajar di Rumah

Tips Menjaga Mood Anak saat Belajar di Rumah

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Metode belajar online atau belajar di rumah sedang diterapkan di Indonesia selama masa pandemi COVID-19. Dengan belajar online, anak yang sekolah harus belajar dari rumah menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS).

Sebagai orang tua, penting bagi Anda untuk menjaga mood anak saat belajar di rumah. Pada artikel kali ini, Smarter Health akan membagikan tips untuk Anda yang sudah terangkum dari berbagai sumber. Simak informasinya di bawah ini. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Kendala saat Anak Belajar di Rumah

Belajar di rumah menjadi tantangan tersendiri bagi anak. Mereka harus beradaptasi dengan metode pembelajaran dan kurikulum baru. Perhatikan beberapa kendala berikut ini yang sering dialami oleh anak saat belajar di rumah dan bantu mereka untuk menghadapinya. 

1. Kesulitan fokus

Jika anak mengalami kesulitan fokus saat mengerjakan tugas, dorong mereka untuk memecah tugas menjadi beberapa bagian dan menjadi satu per satu. 

Jika gangguan dari luar adalah masalahnya, pertimbangkan memindahkan ponsel anak ke ruangan lain selama jangka waktu tertentu saat mereka sedang belajar. Mereka juga dapat mematikan internet di komputer mereka saat tidak mengerjakan tugas.

2. Sering Menunda Belajar

Untuk membantu anak tetap termotivasi, dorong mereka mengerjakan tugas secara bergantian, yakni antara tugas yang mereka sukai dan tugas yang ingin mereka tunda. 

Anak mungkin berencana makan camilan, berjalan-jalan, atau bermain game setelah mengerjakan sebuah tugas. Gunakan alarm untuk menandai awal dan akhir jam belajar. Ini dapat membantu anak yang membutuhkan rutinitas ekstra.

3. Tidak Bisa Mengelola Waktu

Petunjuk visual sangat berguna bagi siswa yang kesulitan melihat gambaran informasi secara garis besarnya. Sediakan papan tulis besar untuk mencantumkan tugas atau kalender besar yang dapat mereka gunakan untuk merencanakan jadwal pengerjaan tugas. 

Bekerjasamalah dengan anak untuk menerjemahkan tugas besar menjadi serangkaian tugas. Bantu mereka memperkirakan berapa lama waktu untuk setiap tugas. 

4. Frustasi

Ingatkan anak Anda bahwa merasa frustasi saat mengerjakan tugas yang sulit adalah hal yang wajar, terutama saat seluruh keluarga berada dalam situasi yang menantang. Dorong mereka untuk sering istirahat atau mengubah pemandangan dengan berjalan-jalan di sekitar rumah atau pindah ke ruang kerja baru.

5. Merasa Terisolasi

Berada jauh dari teman-teman dan melewatkan acara sekolah besar seperti olahraga dan kelulusan bisa sangat menantang bagi mahasiswa. Beri mereka banyak kelonggaran dan privasi untuk berkomunikasi dengan teman sebayanya, dan beritahu mereka bahwa Anda memahami betapa sulitnya yang sedang mereka alami. 

Cara Menjaga Mood Anak saat Belajar di Rumah

Belajar online diterapkan untuk mencegah penyebaran virus corona, tetapi beberapa anak kerap mengalami kesulitan saat menghadapi tantangan tersebut. Tak jarang mereka menjadi lekas marah dan tidak mengerti materi dari guru. Berikut ini cara menjaga mood anak saat belajar di rumah yang bisa Anda coba. 

1. Perilaku Dapat Mengubah Pola Pikir

Merasa tidak berdaya selama pandemi COVID-19 adalah hal biasa. Anak yang dengan kondisi tersebut secara alami dapat memicu perasaan dan pikiran negatif. Memfokuskan anak pada pelajaran dan aktivitas lain dapat membantu mereka mengatasi stres dan gangguan kecemasan. 

Perilaku biasanya lebih mudah diubah daripada pikiran dan perasaan. Untuk mengubah emosi dan pikiran negatif anak, akan lebih efektif untuk memulai dengan perubahan perilaku mereka. 

Rutinitas memberikan struktur dan rasa kendali. Ini sangat membantu, karena memiliki pola tindakan atau perilaku tertentu dapat membuat mereka siap belajar. Rutinitas bisa berupa hal-hal sederhana yang dilakukan 10 sampai 15 menit persiapan sebelum anak mulai belajar. 

2. Kenakan Pakaian yang Rapi

Bahkan pakaian yang dikenakan anak Anda dapat berdampak pada produktivitas belajarnya. Jika anak mengenakan celana olahraga atau piyama saat belajar di rumah, mereka merasa seperti tidak belajar atau lebih sulit untuk masuk ke pola pikir akademis dan rentan terdistraksi. Pakaian yang rapi akan membantu menetapkan batasan yang jelas antara peran mereka sebagai siswa dan sebagai seorang anak.

3. Buat Ruang Belajar

Ciptakan area belajar khusus untuk anak Anda. Mereka mungkin menggunakan kamar tidurnya untuk belajar, sekarang cobalah untuk membuat batasan fisik antara belajar dan istirahat. 

Saat mereka berada di ruang belajar, pastikan hanya kegiatan yang berhubungan dengan studi saja yang terjadi di sana. Memiliki batasan yang jelas dapat memberikan rasa kendali. Kursi belajar yang nyaman dapat menciptakan lingkungan di mana mereka dapat bekerja lebih lama dan membantu anak menahan keinginan untuk mengerjakan tugas di tempat tidur.

4. Olahraga untuk Menjaga Mood

Menjaga mood anak saat belajar di rumah bisa dengan mendorong mereka untuk olahraga dan beraktivitas fisik. Olahraga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan tingkat energi mereka. Selain itu, olahraga juga membantu melatih kemauan dan konsentrasi mereka. 

Dengan mengaktifkan bagian tubuh melalui sejumlah gerakan, otak anak dapat beristirahat, sehingga dapat mengurangi kelelahan dan membantunya belajar lebih lama tanpa terdistraksi.

5. Bersosialisasi

Bantu anak Anda tetap termotivasi dan produktif dengan memasukkan jam sosial ke dalam jadwal hariannya. Ketika mereka mencapai titik di mana mereka menjadi kurang produktif, pertimbangkan untuk mengizinkan mereka menghubungi teman melalui video call, panggilan telepon, dan atau mengirim pesan. Video call akan membantu mereka terlibat dan tetap terhubung dengan teman-teman mereka.

Saat Anda atau anak Anda menghadapi hal-hal yang tidak bisa dikendalikan, ingatkan pada diri sendiri untuk fokus pada apa yang bisa kita kendalikan. Pandemi COVID-19 adalah waktu yang penuh tantangan, tetapi percayalah pada diri sendiri dan anak Anda bahwa Anda berdua memiliki kekuatan untuk belajar dari rumah.

6. Jam Tidur yang Konsisten

Pertahankan jadwal tidur yang konsisten. Anak kerap kesulitan mengatur jam tidur yang cukup dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua. Tidur merupakan bagian penting dari kesehatan mental mereka. Dorong anak Anda untuk tidur dan bangun pada waktu yang konsisten setiap hari, termasuk akhir pekan jika mereka bisa. 

Anda juga dapat mempertahankan jadwal yang konsisten untuk diri sendiri dan anggota keluarga lainnya guna menjaga ritme rumah tangga tetap stabil dan dapat diprediksi.

7. Mengembangkan Hobi dan Tanggung Jawab Baru

Meskipun itu menantang, membimbing anak selama belajar dari rumah dapat menjadi kesempatan untuk membantu mereka membangun keterampilan dan kemandirian yang lebih dari akademis. 

Membantu memasak, membersihkan rumah, atau merawat hewan peliharaan dapat membuat anak Anda memiliki tujuan dan kesempatan untuk berlatih mengambil tanggung jawab baru. 

Mengembangkan latihan dan hobi juga penting selama pandemi COVID-19. Jika anak Anda selalu ingin belajar yoga atau bermain gitar, sekaranglah waktunya untuk mengizinkan mereka dalam mencapai keinginan tersebut.

Jika anak mengalami masalah pengendalian emosi selama belajar di rumah, hubungi psikolog anak melalui Smarter Health untuk menemukan solusi terbaik.

Smarter Health siap membantu Anda dalam mencari rekomendasi rumah sakit dan dokter, membuat janji konsultasi dengan dokter, melakukan telekonsultasi, dan menghitung estimasi biaya berobat di dalam dan luar negeri.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?