Waspada Bahaya DBD saat Musim Hujan

Waspada Bahaya DBD saat Musim Hujan!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Feb 17, 2021
Update terakhir: Feb 17, 2021

Beberapa negara Asia mengalami kasus demam berdarah yang sangat tinggi. Menjelang musim hujan, World Health Organization (WHO) merekomendasikan tindakan untuk meminimalisir penyakit dan kematian akibat demam berdarah. Di artikel kali ini, Smarter Health akan membagikan tips untuk mencegah bahaya DBD di musim hujan yang bisa Anda terapkan di rumah. Mari simak informasi di bawah ini. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Penyebaran Kasus Demam Berdarah

Demam berdarah atau demam berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang muncul karena infeksi virus Dengue yang masuk ke dalam tubuh manusia setelah gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Di seluruh dunia, kasus demam berdarah mengalami peningkatan 30 kali lipat selama 50 tahun terakhir. Dengue adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama karena dapat berkembang yang berpotensi fatal.

Dari sekitar 2,5 miliar orang yang berisiko terkena demam berdarah secara global, sekitar 70% tinggal di negara-negara Asia Pasifik. Kondisi iklim, lingkungan yang tidak bersih, permukiman perkotaan yang tidak terencana, dan urbanisasi yang cepat dapat menyebabkan peningkatan perkembangbiakan nyamuk, terutama di daerah perkotaan dan semi perkotaan.

Musim Hujan dan Bahaya DBD

Untuk menekan kasus kematian akibat bahaya DBD, orang yang terkena dampak dan pengasuh anak harus mencari perhatian medis sejak dini dari petugas kesehatan dengan pelatihan dan sumber daya yang diperlukan untuk memberikan perawatan yang sesuai.

Dr. Takeshi Kasai, Regional Director WHO untuk Pasifik Barat, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah kasus bahaya DBD memang memprihatinkan, tetapi yang lebih mengkhawatirkan adalah meningkatnya angka kematian akibat demam berdarah, terutama anak-anak. Ini merupakan sinyal bahwa diperlukan kerja sama setiap negara untuk memperkuat perawatan serta pencegahan DBD.

Petugas kesehatan di daerah endemis DBD harus bisa mengenali gejala DBD dan tanda peringatan DBD darurat, serta melakukan tes diagnostik dan memberikan perawatan untuk menyelamatkan jiwa. 

Selain itu, setiap keluarga perlu mengetahui gejala DBD dan tempat untuk mendapatkan perhatian medis dini. Ini sangat mendesak, terutama saat musim hujan di banyak negara Asia.

Membasmi Jentik Nyamuk di Genangan Air

Fogging atau pengasapan bukan strategi yang utama dalam mencegah DBD. Ini karena fogging tidak dilakukan secara rutin dan dilakukan hanya ketika terjadi kasus DBD di suatu wilayah untuk memberantas nyamuk yang menyebabkan DBD. Selain itu, fogging memakai insektisida yang berisiko terjadi resistensi.

Pencegahan DBD bukan melalui fogging, tetapi melalui cara Anda menjaga kebersihan lingkungan dan membasmi jentik nyamuk yang berkembang biak di genangan air. 

Membasmi jentik nyamuk lebih mudah daripada membasmi nyamuk dewasa. Nyamuk Aedes aegypti dapat berkembang biak di genangan air bersih yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal Anda.

Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk memberantas jentik nyamuk, salah satunya dengan menaburkan bubuk abate di genangan air atau wadah penampung air. 

Menerapkan 3M

Nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan DBD bisa berkembang biak di genangan air bersih. Genangan air akan lebih banyak saat musim hujan, sehingga meningkatkan peluang nyamuk berkembang biak. Diperlukan langkah-langkah preventif untuk membasmi perkembangbiakan nyamuk, terutama saat musim hujan. 

Pencegahan DBD yang paling efektif sampai saat ini adalah aktivitas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan dengan cara 3M Plus. Kegiatan yang termasuk 3M yaitu:

  • Menguras atau membersihkan tempat yang digunakan untuk menampung air, seperti bak mandi, ember, penampung air di belakang lemari es, tempat penampungan air minum, dll. 
  • Menutup tempat penampungan air dengan rapat, seperti drum, toren air, kendi, dll. 
  • Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat nyamuk DBD berkembang biak. 

Ada pun yang dimaksud dengan Plus, yaitu upaya preventif yang dilakukan untuk mencegah DBD, seperti:

  • Menabur bubuk abate di tempat penampungan air yang sulit dibersihkan secara rutin.
  • Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk di rumah. Anda bisa menggunakan obat nyamuk bakar, listrik, semprot, atau losion anti nyamuk.
  • Menggunakan kelambu saat tidur agar tidak digigit nyamuk.
  • Memelihara ikan yang memakan jentik nyamuk.
  • Menanam tanaman yang dapat mengusir nyamuk. 
  • Mengatur sinar matahari dan ventilasi dalam rumah dengan baik. 
  • Menghindari kebiasaan menjemur atau menggantung pakaian di dalam rumah, karena berisiko menjadi tempat istirahat nyamuk.

Cara Mencegah Demam Berdarah di Musim Hujan

Virus demam berdarah tidak menyebar dari orang ke orang, sehingga Anda tidak perlu khawatir virus itu menular. Untuk melindungi diri Anda dari demam berdarah di musim hujan, salah satu cara utama yang bisa Anda lakukan yaitu menjaga lingkungan tetap bersih.

Upaya pencegahan mungkin lebih mudah dilakukan dan semua orang bisa ikut serta. berikut ini cara lain untuk mencegah demam berdarah di musim hujan:

Cari dan basmi tempat nyamuk berkembang biak.

  • Nyamuk berkembang biak di kolam dan genangan air. Telur nyamuk dapat bertahan hidup di wadah kecil seperti kantong plastik bekas, kaleng soda, botol, dan wadah berisi air apa pun. 
  • Buang sampah yang menumpuk dan tergenang air dengan benar. Kuras dan gosok wadah yang tidak digunakan. Tutup wadah air Anda. Gantilah air di vas bunga dan pot tanaman secara teratur dan pastikan semua saluran air bersih, tidak tersumbat, dan berfungsi dengan baik.

Menerapkan tindakan perlindungan diri.

  • Kenakan celana dan baju berlengan panjang agar lengan dan kaki Anda terlindung dari gigitan nyamuk. 
  • Gunakan pembasmi serangga yang mengandung 20% hingga 30% DEET atau 20% picaridin.
  • Gunakan kelambu saat tidur dan amankan rumah Anda dengan memasang kasa jendela agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah.

Konsultasi dengan dokter jika muncul gejala DBD.

Jika Anda demam dan ingin mengetahui apakah Anda menderita demam berdarah, konsultasikan dengan dokter. Jika Anda terdiagnosis demam berdarah, ikuti anjuran dokter untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Fogging atau penyemprotan hanya di area hotspot.

Area hotspot merupakan tempat terjadinya peningkatan kasus demam berdarah selama 2 minggu berturut-turut. Fogging atau penyemprotan di area ini akan membantu mencegah wabah penyebaran virus demam berdarah.

Tetap aman dan sehat.

Pencegahan adalah pengobatan terbaik. Tetap aman dari demam berdarah dengan mempraktikkan strategi di atas. Waspadai tanda dan gejala DBD, serta konsultasikan dengan dokter sejak dini untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

Kapan Harus ke Dokter?

Ketahui apa saja tanda dan gejala DBD, seperti demam dan bintik merah di kulit. Jika muncul bintik merah, segera konsultasikan ke puskesmas atau rumah sakit. Penting untuk mengatasi gejala sedini mungkin. 

Hubungi dokter umum atau spesialis di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health jika Anda memiliki gejala penyakit DBD.

Smarter Health memungkinkan Anda untuk mengakses layanan kesehatan kapan pun Anda membutuhkannya, karena menyediakan layanan telekonsultasi, konsultasi offline, membantu mencari rekomendasi rumah sakit, mencari dokter spesialis, dan menghitung estimasi biaya pengobatan di dalam dan luar negeri. 

Referensi:
Makati Medical Center (2019). How to Prevent Dengue Fever this Rainy Season.
Nuri Hermawan on UNAIR News (2019). Rainy Season, Beware of Dengue Fever and Know the Preventive Measure.
World Health Organization (2019). Dengue increase likely during rainy season: WHO warns.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?