Ini Penyakit Paru-paru yang Mengintai Pria Perokok

Waspada! Ini Penyakit Paru-paru yang Mengintai Pria Perokok

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Mar 18, 2021
Update terakhir: Mar 18, 2021

Setiap organ tubuh memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Anda mungkin tidak terlalu memikirkannya jika memiliki paru-paru yang sehat. Namun, kerusakan pada paru-paru dapat menyebabkan perbedaan nyata dalam kemampuan untuk bernapas dengan mudah. Peran utama paru-paru adalah mengantarkan darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Anda menghirup udara dan menghembuskan karbon dioksida untuk membuang limbah. Tidak ada produk tembakau yang aman. Rokok adalah produk tembakau yang sangat berbahaya bagi paru-paru. Ketahui ciri penyakit paru-paru pada pria perokok yang perlu Anda waspadai.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Jenis dan Ciri Penyakit Paru-paru pada Perokok

Tanpa paru-paru yang sehat, akan lebih sulit untuk mendapatkan semua oksigen yang Anda butuhkan setiap sel dalam tubuh Anda. Saat Anda menarik napas, paru-paru Anda terisi dengan udara kaya oksigen yang bergerak masuk dan bersirkulasi melalui aliran darah Anda. 

Paru-paru melakukan pekerjaan penting ini tanpa Anda sadari. Ada banyak kondisi kesehatan yang membuat Anda tidak mudah bernapas dengan nyaman dan efektif. Berikut ini beberapa jenis dan ciri penyakit paru-paru pada pria perokok:

1. Bronkitis Akut

Gejala bronkitis akut adalah kondisi ketika saluran bronkial (saluran udara di paru-paru) membengkak dan mengeluarkan lebih banyak lendir yang dapat menyebabkan batuk parah dan rasa tidak nyaman di dada. Bronkitis akut biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

2. Asma

Asma juga menyebabkan pembengkakan pada saluran udara dan lendir di paru-paru, tetapi ini merupakan kondisi kronis, biasanya seumur hidup, dan bukan hanya penyakit sementara yang penyebabnya infeksi. 

Jika Anda menderita asma, kapasitas paru-paru Anda mungkin lebih rendah karena pembengkakan dan lendir membatasi pergerakan udara di paru-paru Anda. Selama serangan asma, saluran udara akan menyempit dan dapat membuat Anda mengalami mengi, yaitu suara bernada tinggi saat bernapas.

3. Penyakit Paru-paru Obstruktif Kronis (PPOK)

PPOK adalah istilah umum yang mencakup bronkitis kronis dan emfisema. Biasanya berkembang pada orang yang sudah lama merokok. Kebanyakan penderita PPOK memiliki beberapa gejala bronkitis kronis dan emfisema. Bronkitis mengacu pada peradangan pada saluran bronkial di paru-paru. Emfisema terjadi ketika kantung udara kecil di paru-paru, atau alveoli. 

4. Pneumonia

Pneumonia atau radang paru-paru akan memengaruhi lobus atau saluran udara (bronkus) paru-paru. Penyebab kondisi ini mungkin oleh bakteri atau virus, sehingga kantung udara terisi cairan dan nanah. Penderita pneumonia sering batuk berlendir, bernapas dengan cepat, sesak napas, dan nyeri dada yang terasa tajam.

5. Tuberkulosis

Penyakit menular tuberkulosis terjadi ketika jenis bakteri tertentu mencapai alveoli di paru-paru. Beberapa orang yang membawa bakteri ini tidak tahu bahwa mereka mengidapnya, tetapi yang lain mengalami gejala yang serius. 

Bagaimana Rokok dapat Menyebabkan Penyakit Paru-paru?

Saat merokok, jaringan paru-paru akan mengalami kerusakan, sehingga tidak mampu berfungsi dengan baik. Merokok juga meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius, termasuk: kanker paru-paru, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dan emfisema.

Rokok juga termasuk akrolein, yaitu bahan kimia yang menyebabkan kerusakan paru-paru dan sakit tenggorokan. Rokok juga mungkin mengandung bronkodilator, yaitu bahan kimia untuk membuka saluran udara di paru-paru. Selain itu, mereka juga dapat meningkatkan jumlah bahan kimia berbahaya yang diserap oleh paru-paru.

Setelah embusan pertama asap rokok, di saat itu pula kerusakan langsung pada paru-paru dimulai. Setiap kepulan asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia. Saat Anda menghirup, asap rokok seketika akan mengenai paru-paru Anda. Kemudian darah akan mengalirkan bahan kimia beracun ini ke seluruh tubuh. Asap tembakau mengandung karbon monoksida, gas mematikan yang kemudian menggantikan oksigen di dalam darah. Ini menghilangkan kadar oksigen di semua organ yang membutuhkan.

Dampak Negatif Merokok Bagi Kesehatan Paru-paru

Asap rokok memiliki dampak negatif bagi individu dari segala usia. Bayi yang lahir dari ibu yang merokok selama kehamilan mungkin memiliki perkembangan paru-paru yang tidak normal. Remaja yang merokok memiliki paru-paru yang lebih lemah yang tidak pernah beroperasi dengan kapasitas penuh.

Selain itu, merokok dapat merusak silia, yaitu rambut-rambut kecil di saluran napas untuk menjaga kotoran dan lendir keluar dari paru-paru. Hal ini dapat menyebabkan batuk kronis pada perokok dalam jangka panjang. 

Perokok juga berisiko terkena penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Sebanyak 80% kasus PPOK disebabkan oleh merokok. Penderita PPOK mengalami kesulitan bernapas dan bisa meninggal karena kekurangan oksigen. Hingga saat ini PPOK belum ada obatnya. 

Selain itu, hampir semua kanker paru-paru yang menjadi penyebab utama kematian disebabkan oleh merokok. Perokok 20 kali lebih berisiko terkena kanker paru-paru dibandingkan bukan perokok. Kanker paru-paru juga dapat berkembang dan menyebabkan kanker pernapasan lainnya.

Dampak Rokok Terhadap Alveoli

Sebagian besar area permukaan luar alveoli paru ditutupi oleh kapiler kecil. Kapiler dan dinding alveoli ini memiliki membran yang sangat tipis yang memungkinkan oksigen dari udara yang dihirup melewati dinding alveoli dan memasuki aliran darah melalui kapiler. Pada saat yang sama, karbon dioksida didorong keluar dengan cara yang sama saat udara dihembuskan.

Jumlah total luas permukaan yang tersedia untuk pertukaran gas atau darah ini menentukan seberapa baik seseorang dapat bernapas. Pada orang dewasa yang sehat dan normal, ada banyak area yang tersedia untuk proses ini.

Seiring waktu, racun dari asap rokok yang dihirup akan memecah dinding tipis alveoli, meninggalkan kantung udara yang lebih besar dan kurang efisien. Kantung juga lebih sulit untuk membawa oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Keduanya dapat terperangkap sebagian di paru-paru. Pada seorang perokok, proses ini menandakan dimulainya emfisema, salah satu bentuk PPOK.

Kerusakan akibat emfisema tidak dapat dipulihkan kembali. Alveoli juga tidak akan pulih setelah rusak. Namun, kerusakan bisa dihentikan jika Anda tidak terpapar asap rokok lagi. Jika merokok terus berlanjut, kerusakan paru-paru akan terus berlanjut pula, terlepas dari apakah seseorang berhenti merokok atau tidak.

Alasan untuk Berhenti Merokok Sekarang

Berhenti merokok sedini mungkin, karena setiap batang rokok yang Anda hisap akan menyakiti tubuh Anda dengan berbagai cara. Asap rokok penuh dengan bahan kimia yang berisiko tinggi menyebabkan kanker dan beracun.

Beberapa zat aditif rokok bersifat radioaktif dan terdapat bukti bahwa bahan kimia ini meninggalkan endapan radioaktif permanen di paru-paru perokok. Peneliti percaya ini adalah faktor yang berkontribusi terhadap risiko kanker paru-paru

Setelah asap rokok terhirup, racun rokok akan masuk melalui aliran darah melalui alveoli di mana mereka memiliki akses ke setiap organ di tubuh Anda. Tak heran jika perokok dikaitkan dengan begitu banyak penyakit. Tidak ada yang merekomendasikan merokok. Anda mungkin merasa menikmatinya, tetapi itu dinamakan kecanduan. 

Hubungi dokter spesialis paru di dalam dan luar negeri melalui Smarter Health jika Anda memiliki ciri penyakit paru-paru akibat merokok. Dokter akan membantu Anda untuk menemukan pengobatan terbaik. Smarter Health memungkinkan Anda untuk mengakses layanan kesehatan kapan pun Anda membutuhkannya, karena menyediakan layanan telekonsultasi, konsultasi offline, membantu mencari rekomendasi rumah sakit, mencari dokter spesialis, dan menghitung estimasi biaya pengobatan di dalam dan luar negeri.

Referensi:
Terry Martin (2020). Very Well Mind. How Does Cigarette Smoke Affect Alveoli in the Lungs?

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Layanan kami 100% gratis!

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Layanan Gratis Kami

Mau berobat atau check up?

Isi form agar kami bisa menghubungi Anda

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0
Hubungi Kami
1
Butuh bantuan berobat?
Smarter Health
Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek biaya berobat di dalam dan luar negeri?